Rabu, 06 Februari 2013

Refleksi saya di SMK Mikael Solo




            Langsung saja, dari awal pendaftaran di smk mikael, saya mendaftar  melalui jalur regular. Setelah mengikuti tes segala macam meliputi tes kemampuan akademik, tes kemampuan teknik, tes psikolog, tes wawancara dan tes kesehatan, Alhamdulillah saya dinyatakan diterima di smk mikael.

            Awal masuk, seperti biasa rutinitas siswa baru pada umumnya, MOS (Masa Orientasi Siswa). Di situ saya mendapat pengalaman yang sangat berharga yang sebelumnya belum pernah saya dapatkan. Bersama teman-teman seperjuangan angkatan 48 SMK Mikael, sampai sekarang mungkin masih terngiang dengan kata, "dengkul ketemu dengkul" adalah perintah kakak-kakak osis supaya kita duduk dengan tegap dengan kedua dengkul menempel, dan tangan mengepal diatasnya. Serta "fisik atau mental?" adalah pilihan hukuman bagi yang melanggar peraturan. Begitu berkesan. Itu semua dilakukan sebagai dasar kita untuk membentuk kedisplinan dan pendidikan karakter yang baik kita sejak dini.




SMK Mikael memeliki satu jurusan yaitu Teknik Pemesinan (Mesin Perkakas). Mesin-mesin cukup memadai, seperti Mesin Bubut Konvensional, Mesin Milling Konvensional, Mesin CNC Milling maupun Bubut, Mesin Gerinda, dll. Di SMK Mikael sangat mengedepankan kedisiplinan. Menurut Visi Misi SMK Mikael yaitu 9C 6K, meliputi 9C ( Competence, Consience, Compassion, Communicative, Cooperative, Comminment, Creative, Capability, Caring) dan 6K ( Ketrampilan, Ketelitian, Kedisiplinan, Kejujuran, Kreatifitas, Kepedulian).




Salam Mikael..
Micoo.. Joss..!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar